<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1906">
 <titleInfo>
  <title>Conception rate hasil inseminasi buatan menggunakan semen sexing beku&#13;
pada Sapi Persilangan Ongole</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Aulia Puspita Anugra Yekti</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Titah Ulya Kurniaesa</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nurul Isnaini</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Kuswati</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Trinil Susilawati</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jawa Timur</placeTerm>
   <publisher>Program Studi Magister Ilmu Ternak, Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya</publisher>
   <dateIssued>2018</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">en</languageTerm>
  <languageTerm type="text">English</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK: Inseminasi Buatan (IB) merupakan teknik yang digunakan secara luas oleh peternak untuk meningkatkan mutu genetik dan kualitas ternak. Metode ini dapat ditingkatkan nilainya dengan&#13;
menggunakan semen sexing yang dapat mengatur dan menghasilkan jenis kelamin anak sesuai dengan&#13;
harapan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keberhasilan IB dengan menggunakan semen&#13;
sexing beku pada sapi Persilangan Ongole di Kabupaten Malang. Materi yang digunakan adalah adalah&#13;
98 ekor sapi Persilangan Ongole yang terdapat di peternakan rakyat Kabupaten Malang dengan&#13;
mengambil sampel di Kecamatan Pakis, Tumpang, Jabung dan Singosari. Metode yang digunakan&#13;
adalah percobaan lapang dengan dua perlakuan yaitu 49 ekor induk sapi dengan IB menggunakan semen sexing (P1) dan 49 ekor induk sapi lainnya dengan IB menggunakan semen non sexing&#13;
(P0).Variabel penelitian ini adalah nilai Non return Rate (NRR) selama 3 siklus birahi setelah IB dan&#13;
nilai CR berdasarkan pengamatan kebuntingan usia 8 bulan kebuntingan ternak. Data dianalisa secara&#13;
deskriptif dan dilanjutkan dengan uji proporsi satu pihak. Hasil pengamatan menunjukkan nilai CR&#13;
pada P1 menghasilkan angka yang lebih rendah yaitu sebesar 55,10% ternak bunting dibandingkan&#13;
pada P0yaitu diperoleh 65,31% ternak bunting. Sedangkan, nilai NRR yang didapatkan pada perlakuan IB menggunakan semen sexing dari 87,76% menjadi 73,47% dan 67,35%, sedangkan pada IB&#13;
menggunakan semen non sexing dari 95,92% menjadi 83,67% dan 75,51%. Dapat disimpulkan bahwa&#13;
nilai CR dan NRR pada sapi yang di IB dengan semen sexing lebih rendah dibandingkan dengan yang&#13;
di IB menggunakan semen non sexing, namun semen sexing masih tetap dapat diaplikasikan untuk&#13;
tujuan tertentu seperti mendapatkan anak sesuai dengan harapan.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn">08523681</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>UPT. Perpustakaan UNIMUDA Sorong Universitas Pendidikan Muhammadiyah (UNIMUDA) Sorong</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">P01320S</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library</sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>1906</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-07-28 08:52:46</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-07-28 08:52:46</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>