<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="2317">
 <titleInfo>
  <title>Performative and economic analysis on local duck farming in&#13;
Central Java - Indonesia</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>I. Ismoyowati</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>B. C. Pratama</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>M. N. Innayah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
   <publisher></publisher>
   <dateIssued>2020</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">en</languageTerm>
  <languageTerm type="text">English</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Jawa Tengah merupakan daerah utama yang menghasilkan produksi telur itik kedua terbesar seIndonesia atau sebesar 13.55% dari jumlah produksi telur nasional. Oleh karena itu, usaha peternakan&#13;
itik di Jawa Tengah memerlukan evaluasi ekonomi untuk mengidentifikasi keberhasilan usaha. Analisis&#13;
ekonomi dalam suatu usaha akan memperbarui statistik terkini tentang biaya produksi, output, dan&#13;
profitabilitas. Penelitian ini bertujuan untuk menilai analisis usaha peternakan itik petelur, yang&#13;
meliputi: biaya produksi marjinal, total pendapatan bersih dan rasio input-output produksi telur itik di&#13;
berbagai daerah di Jawa Tengah, Indonesia. Penelitian dilakukan dengan metode survei menggunakan&#13;
multi-stage sampling dengan melibatkan 120 peternak itik dari Kabupaten Tegal, Brebes, dan Pemalang.&#13;
Setiap kabupaten diambil 40 peternakan sebagai responden secara purposive random sampling dengan&#13;
kriteria jumlah peternak yang memiliki populasi itik minimum 100 ekor dan periode produksi umur 8-12&#13;
bulan. Alat analisis yang digunakan meliputi statistik deskriptif dan farm budget. Penelitian ini&#13;
mengungkapkan bahwa peternak itik mengeluarkan biaya besar untuk memperoleh input produksi,&#13;
terutama dari pakan. Ketiga kabupaten menunjukkan pengembalian atau return positif berdasarkan&#13;
estimasi rasio input-output (keuntungan marginal), masing-masing sebesar 1: 1.382, 1: 1.658, dan 1:&#13;
1.433 masing-masing untuk Tegal, Brebes, dan Pemalang. Kesimpulan penelitian adalah kinerja&#13;
peternakan itik di Jawa Tengah masih menguntungkan meskipun pada industry peternakan rakyat&#13;
(smallholders duck farm industry), dengan keuntungan yang paling tinggi diperoleh peternak di&#13;
Kabupaten Brebes.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn">20878273</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>UPT. Perpustakaan UNIMUDA Sorong Universitas Pendidikan Muhammadiyah (UNIMUDA) Sorong</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">P01729S</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library</sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>2317</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-08-02 09:05:13</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-08-02 09:05:13</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>